Kamis, 15 Januari 2009

Kedudukan Bahasa Indonesia

BAB II

KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

A. Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan) di nusantara sejak abad-abad awal penanggalan modern.

Ada beberapa alasan bahasa Melayu dipilih sebagai bahsa Persatuan Negara Republik Indonesia:

  1. Jika bahasa Jawa digunakan, suku suku bangsa lain di Republik Indonesia akan merasa dijajah oleh suku jawa yang merupakan mayoritas di Republik Indonesia
  2. Bahasa Jawa lebih sukar dipelajari dibandingkan dengan bahasa Melayu karena bahasa Jawa mempunyai tingkatan-tingkatan.
  3. Karena bahasa Melayu digunakan sebagai linguafranca dan sedikit terkana pengaruh dari bahasa Tionghoa Hokkien, Tiochui atau dari bahasa lainnya.
  4. Bahasa Melayu bukan hanya terbatas di Indonesia melainkan di Malaysia Brunei dan Singapura

Peristiwa-peristiwa penting yang berkaitan dengan bahasa Melayu Indonesia

  1. Pada tahun 1901 disusunlah ejaan resmi bahasa Melayu oleh CH. A. Van Ophuijsen yang dimuat dalam Kitab Logat Melayu. Adapun perubahan yang terjadi sebagai berikut:

  1. Pada tanggal 19 Maret 1947 diresmikkan penggunaan ejaan Republik (ejaan Soewandi) sebagai pengganti ejaan Van Ophuijsen yang berlaku sebelumnya, adapun perubahan huruf yang terjadi sebagai berikut:

Ejaan Soewandi

EYD

Ch

Tj

Dj

J

Nj

Sj

Kh

C

J

Y

Ny

Sy

Kata ulang tidak boleh memakai angka 2
















  1. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1972 Soeharto meresmikan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD) melalui pidato kenegaraan di hadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan Keputusan Presiden (Kepres) no. 57 tahun 1972.



Ejaan Van Ophuijsen

Ejaan Soewandi

Oe

Tidak ada huruf F, V, X, Q dan Z

U

Tidak ada huruf F, V, X, Q dan

B.




Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara

Pada pasal 36 UUD 1945 dengan tegas menyatakan bahwa bahasa negara ialah Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memeliki kedudukan yang sangat penting seperti yang tercantum dalam :

1. Ikrar ketiga sumpah pemuda 1928 yang berbunyi: “kami putra putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”

2. UUD RI 1945 BAB XV (Bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan) Pasal 26 menyatakan bahwa bahasa negara ialah Bahasa Indonesia.

C. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan

Pernyataan sikap “bertanah air satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia” dalam Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 merupakan perwujudan poklitik bangsa Indonesia yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia telah menyatukan berbagai lapisan masyarakat kedalam satu-kesatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia mencapai puncak perjuangan politik bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. hal ini dibuktikan dengan dijadikannya bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara.

Dalam kehidupan sehari-hari mulai dari interaksi intrapersonal dan interpersonal, maupun yang meluas pada kehidupan berbangsa dan bertanah air, bahasa memegang peran utama, peran tersebut meliputi bagaimana proses mulai dari tingkat individu hingga suatu masyarakat yang luas memahami diri dan lingkungannya. Sehingga pada saat inilah fungsi bahasa secara umum sebagai alatuntuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi social. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa yang penting, peran bahasa Indonesia meliputi bahasa persatuan, bahasa nasional, dan bahasa pengantar dalam pendidikan.

Disepakatinya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia menjadi landasan kokoh terbentuknya integrasi dan identifikasi social ataupun nasional. Sebagai salah satu bentuk fisik dari identitas nasional, bahasa Indonesia memiliki potensi untuk mempersatukan rakyat Indonesia. Potensi tersebut dikkarenakan bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai bahasa nasional, yaitu sebagai lambang identitas nasional, alat pemersatu berbagi masyarakat yang berbeda-beda kebudayaan, adapt istiadat, dan bahasanya; serta sebagai alat perhubungan antar daerah dan antar budaya.

D. Bahasa Indonesia sebagai bahasa Ilmu Pengetahuan, Tekhnologi dan Seni

Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahsa Negara telah menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS). Ipteks berkembang sejalan dengan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Perkembangan ipteks yang didukung oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (seperti internet, e-mail, e-business, e-commerce, TV-edukasi, dan lain-lain) melaju dengan pesat terutama memasuki abad XXI sekarang ini.

Disisi lain, perkembangan bahasa Indonesia terasa belum seimbang dengan pekembangan ipteks dan zamannya. Pengalihan konsep-konsep ipteks dari bahasa asing terutama bahasa Inggris belum seluruhnya dapat dicarikan padanannya dalam bahsa Indonesia. Sebagai akibatnya, kosakata dan istilahasing itu mengalir deras kedalam khasanah kosakata bahasa Indonesia. Dengan demikian, peran strategis bahsa Indonesia sebagai bahasa peradaban modern masih memerlukan pengembangan yang lebih serasi dan serius sesuai dengan perkembangan ipteks.

E. Bahasa Indonesia sebagai bahasa dalam pembanguna.

Sebagai fungsi didalam kedudukannya sebagi bahasa Negara,

Bahasa Indonesia adalah alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan untuk kepentingan pelaksanaan pemerintah. Di dalam hubungan dengan fungsi ini, bahasa Indonesia dipakai bukan saja sebagai alat komunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas, dan bukan saja sebagai alat perhubungan di dalam masyarakat yang sama latar belakang social budaya dan bahasanya.


Arifin, Zaenal E dan S. Amran Tasai. Cermat berbahasa Indonesia. Jakarta: Presindo. 2001

Fitriyah, Mahmudah dan Ramlan A. Gani. Pembinaan Bahasa Indonesia. Jakarta: UIN press. 2007

Fiqih Santoso.wordpres.com

Hajriyanto

Indocina.com

Wikipedia.org.id


Wikipedia.org.id

1 komentar:

  1. Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa yang harus kita jaga. Pengkajian Sejarah Bahasa Indonesianya cuma sedikit? kalau bisa ditambah lagi ya!

    BalasHapus